Sale! Mungkinkah Sunah Syiah dalam Ukhuwah?
Mungkinkah Sunah Syiah dalam Ukhuwah?
Mungkinkah Sunah Syiah dalam Ukhuwah?, Tim Pustaka Sidogiri, 23x14,5 cm, 460 hlm Kajian sungguh-sungguh yang dilakukan anak-anak muda seperti ananda Qusyairi dan kawan-kawannya ini, menurut saya, merupakan langkah penting untuk membendung pengaruh aliran sesat semcam Syiah... Sebab, saya jarang sekali melihat anak-anak muda yang peduli dan memilkirkan akidah umat dengan sungguh-sungguh.-- KH. A. Nawawi Abd. Djalil, Pengasuh Pondok Pesantren Sidogiri. Buku ini banyak memuat fakta dan data tentang ajaran Syiah, baik klasik maupun kontemporer. Buku ini telah menjadi momen penting bagi Pondok Pesantren Sidogiri (PPS) untuk turut berkiprah dalam peningkatan khazanah keilmuan Islam di Indonesia. Kita berdoa, mudah-mudahan akan terus lahir karya-karya ilmiah yang bermutu tinggi dari PPS. Begitu juga dari berbagai pesantren lainnya. -- DR. Adian Husaini, MA., Ketua Dewan Dakwah Islamiah Indonesia Karya Prof. Dr. Quraish Shihab dinilai telah menggiring logika pembaca untuk mengakui kebenaran Syiah dengan upaya menutupi hakikat keasliannya... Sebaliknya, Qusyairi dan kawan-kawan telah memanfaatkan puluhan buku Syiah (termasuk al-Kafi dan lain-lain) sebagai sumber yang dicantumkan dalam catatan kaki.-- Majalah GATRA Buku ini memberi jawaban-jawaban ilmiah, adil dan proporsional, dengan merujuk pada kitab-kitab Syiah yang otoritatif. Jawaban-jawaban ilmiah dalam buku ini sangat memuaskan pembaca yang haus akan pengetahuan tentang Syiah.-- Majalah MAFAHIM
Rp85.000,00 Add to cart
Sale! MELURUSKAN VONIS WAHABI
MELURUSKAN VONIS WAHABI
MELURUSKAN VONIS WAHABI, Nur Hidayat Muhammad, Nasyrul ‘Ilmi, 14,5x21 cm. 320 hlm. Buku ini bantahan terhadap buku ”Hadits Lemah dan Palsu yang Populer di Indonesia” yang ditulis Ahmad Sabiq bin Abdul Lathif Yusuf dari PP. Al-Furqon Sroyo Sedayu Gresik Jawa Timur, yang memakai pola Salafi-Wahabi dan bertaqlid kepada al-Albani. Di dalam buku itu, penulisnya dengan sangat brutal dan membabibuta memberikan status lemah dan palsu tanpa tendensi ilmiah terhadap banyak sekali hadits yang menjadi rujukan amaliah umat Islam di Indonesia. Karena itu, sangat mendesak untuk menanggapi buku tersebut, agar umat Islam Indonesia tidak mudah terjebak dalam kesalahan menilai sebuah hadits dapat dipakai dan diamalkan atau tidak.[]
Rp50.000,00 Add to cart
Sale! MELURUSKAN DOKTRIN MTA
MELURUSKAN DOKTRIN MTA
MELURUSKAN DOKTRIN MTA, Kritik atas Dakwah Majelis Tafsir Al-Qur’an di Solo, Nur Hidayat Muhammad, Muara Progresif, 182 hlm., 14,5 X 21 cm. Majlis Tafsir Al-Qur’an (MTA) yang berpusat di Solo, Jawa Tengah, dan sudah berkembang di kota-kota lain, dengan slogannya “Ngaji Al-Qur’an Sak Maknane”, dalam perjalanan dakwahnya sudah dianggap keluar dari batas kewajaran atau keterlaluan. Dakwah mereka kerap diiringi dengan tuduhan-tuduhan bahwa amaliah warga Nahdliyyin, seperti tahlilan, yasinan, adzan dan iqamah di telinga bayi yang baru dilahirkan dan lain-lain adalah perbuatan bid’ah, syirik dan menyesatkan. Dengan tuduhan dan vonis ekstrim yang khusus ditujukan kepada warga Nahdliyyin tersebut, baik via radio atau televisi sangat berpotensi memicu gesekan dan gerakan anarkisme antar sesama yang dapat merongrong persatuan umat Islam di Indonesia. Buku ini berisi jawaban ilmiah untuk meluruskan doktrin dan fatwa-fatwa MTA yang dianggap keluar dari faham yang diusung dan disepakati oleh ulama ahlussunnah wal jama’ah. Penulis buku ini mencoba memberikan jawaban berdasarkan al-Qur’an, al-Sunnah, dan ijtihad para ulama dengan pendekatan yang lebih halus sebagai titah menjalankan kewajiban amar ma’ruf nahi munkar dan nasehat kepada sesama muslim.[]
Rp35.000,00 Add to cart
Sale! KIAI NU ATAU WAHABI YANG SESAT TANPA SADAR?
KIAI NU ATAU WAHABI YANG SESAT TANPA SADAR?
KIAI NU ATAU WAHABI YANG SESAT TANPA SADAR? Jawaban Terhadap Buku-buku Mahrus Ali, M. Idrus Ramli, BinaAswaja, 14,5 x 20,5 cm., 197 Hlm. Mahrus Ali sempat membuat heboh negeri ini, bukunya yang berjudul “Mantan Kyai NU Menggugat Shalawat dan Dzikir Syirik” yang beredar luas beberapa tahun silam membuat resah umat dan para kyai, khususnya dari kalangan Nahdliyin. Buku sanggahannya pun muncul, ditulis oleh Lembaga Bahtsul Masail NU Jember. Kedua buku tersebut lalu menjadi perbincangan hangat dan polemik di masyarakat. Akhirnya pada tahun 2008, Pasca Sarjana IAIN Sunan Ampel Surabaya menggelar debat ilmiah terbuka antar dua penulis buku tersebut. Namun Mahrus Ali tidak datang, dengan alasan keamanan dan hanya diwakilkan penulis kata pengantarnya, Ust. Muammal Hamidi. Tiga tahun berselang, Mahrus Ali yang tidak menghadiri debat tersebut, tiba-tiba muncul dengan dua buku barunya “Bongkar Kesesatan Debat Terbuka Kyai NU di Pasca Sarjana Sunan Ampel Surabaya” dan buku “Sesat Tanpa Sadar.” Buku ini hadir untuk menjawab atau membantah buku “Sesat Tanpa Sadar” karya Mahrus Ali, yang terbukti banyak melakukan pemelintiran data serta tidak jujur dalam mengutip teks-teks para ulama Ahlus Sunnah Wal Jamaah. Bahkan yang lebih fatal, Mahrus Ali berani menyalahkan pendapat ulama rujukan utama sekte Wahabi seperti Ibnu Taimiyah, Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dan lain-lain.[]
Rp35.000,00 Add to cart
Sale! KERUNTUHAN TEORI BID’AH KAUM SALAFI
KERUNTUHAN TEORI BID’AH KAUM SALAFI
KERUNTUHAN TEORI BID'AH KAUM SALAFI Berdasarkan Kajian Komprehensif Ulama Ahli Hadis, M. Ma'ruf Khozin, Bina Aswaja, 14,5 x 20,5 cm., 150 hlm. Dalil hadis yang sering disampaikan oleh Wahabi tidaklah salah, yang tidak tepat adalah tatkala menjadikan slogan bid'ah sebagai sebuah hukum dan menjadi alat untuk menggeneralisir setiap bid'ah adalah sesat. Mengapa tidak tepat? Sebab Wahabi menggunakan hadis-hadis tentang bid'ah tidak berdasarkan pada konsensus atau ijma' ulama, melainkan berdasarkan penafsiran sendiri.[]
Rp32.000,00 Add to cart
Sale! Hizbut Tahrir dalam Sorotan
Hizbut Tahrir dalam Sorotan
Hizbut Tahrir dalam Sorotan, Oleh Muhammad Idrus Ramli, BinaAswaja, 12 x 18,5 cm., Kertas HVS, 158 hlm., Buku ini mengungkap tentang hadits-hadits yang diselewengkan maknanya oleh Hizbut Tahrir berkaitan dengan khilafah, ajaran-ajaran dasar dan fatwa-fatwa hukum Hizbut Tahrir yang menyimpang dari ajaran al-Qur’an, Sunnah dan pendapat mayoritas ulama.[
Rp24.000,00 Add to cart
Sale! ENSIKLOPEDI SEKTE
ENSIKLOPEDI SEKTE
ENSIKLOPEDI SEKTE, Hitam Putih Aliran dan Gerakan Islam Kontemporer, BinaAswaja, 13,5 x 20,5 cm., 277 hlm. Buku ini mencoba membahasakan kembali tradisi sarjana-sarjana perbandingan agama dan sekte di masa klasik Islam, dimaksudkan sebagai pintu masuk untuk memahami sekte dan gerakan keislaman yang masih eksis dan berkembang hingga dewasa ini. []
Rp50.000,00 Add to cart
Sale! DIALOG AKIDAH Versus WAHABI-SALAFI
DIALOG AKIDAH Versus WAHABI-SALAFI
DIALOG AKIDAH Versus WAHABI-SALAFI, Membongkar Akidah Bid’ah dan Membela Asy’ariyah, Abdul Wahab Ahmad, BinaAswaja, 13 x 20 cm. 264 hlm. Buku ini telah berhasil memberikan bukti-bukti yang kuat tentang wajah sebenarnya dari akidah Salafi-Wahabi yang selama ini disamarkan dengan jargon “mengikuti ulama salaf”, menyifati Allah sesuai dengan yang disifatinya sendiri, dan jargon lain-lain yang banyak menjebak orang awam.[]
Rp42.000,00 Add to cart
Sale! BUKU PINTAR BERDEBAT DENGAN WAHABI
BUKU PINTAR BERDEBAT DENGAN WAHABI
BUKU PINTAR BERDEBAT DENGAN WAHABI, M. Idrus Ramli, BinaAswaja & LBM NU Jember, 12,5 x 18,5 cm. 177 hlm. Sejak Tahun 2008 M, Tim LBM NU Jember seringkali diminta mengisi pelatihan dan internalisasi ASWAJA di kalangan warga Nahdliyyin di berbagai level. Tidak Jarang, dalam acara-acara tersebut dilakukan debat terbuka dengan mendatangkan tokoh-tokoh Salafi. Dari sekian banyak perdebatan itu, akhirnya penulis bukukan di buku ini. Di sini juga memasukkan kisah-kisah perdebatan para ulama dulu dengan kaum Wahhabi, seperti dialog terbuka Sayyid Alwi Al-Maliki vs Syaikh Ibn Sa'di di Masjidil Haram, dialog terbuka Syaikh al-Syanqithi Vs ulama Wahhabi tuna netra, dialog Syaikh Salim Alwan vs Dimasyqiyat di Australia, serta kisah-kisah dialog teman-teman yang pernah terlibat langsung dalam sebuah dialog dengan kaum Wahhabi, dengan harapan buku ini menjadi panduan dalam berdialog dengan aliran Wahhabi yang dewasa ini menamakan dirinya aliran Salafi.[]
Rp27.000,00 Add to cart
Sale! BENTENG ASWAJA
BENTENG ASWAJA
BENTENG ASWAJA, MENOLAK FAHAM SALAFI, WAHABI, HIZBUT TAHRIR DAN LDII, Nur Hidayat Muhammad, Nasyrul ‘Ilmi, 14,5 x 21 cm., 299 hlm. Dalam buku ini pembaca diajak untuk mengenali aliran-aliran yang ada di Indonesia serta aspek-aspek penyimpangannya. Pada bagian kedua dikupas masalah yang kerap diperdebatkan antara warga NU dengan aliran-aliran baru seperti Majlis Tafsir Al-Qur’an (MTA), Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII), Salafi Wahhabi dan yang satu varian dengan mereka. Di bagian akhir terdapat tanya jawab seputar tarekat sufi, sebagai penegas amaliah tarekat sufi tidak bertentangan dengan syariat. Buku ini diharapkan sanggup menjadi BENTENG AHLUS-SUNAH WAL JAMAAH dari serangan aliran-aliran dan faham yang saat ini marak dan berbeda dengan mayoritas umat.[]
Rp45.000,00 Add to cart
Sale! ASWAJA LAHIR BATIN
ASWAJA LAHIR BATIN
ASWAJA LAHIR BATIN, Kumpulan Dalil-dalil Amaliyah, Ibnu Athoillah, Lirboyo Press, 14,5 x 21 cm. 210 hlm. Buku ini berisikan dalil-dalil, fadhilah-fadhilah ibadah, amaliyah-amaliyah, dan tradisi yang berkembang di tengah masyarakat, yang bersumber dari al-Qur’an, al-Hadits dan keterangan-keterangan dari kitab-kitab mu’tabarah.[] (04)
Rp35.000,00 Add to cart
Sale! Aswaja An-Nahdliyah
Aswaja An-Nahdliyah
aswaja An-Nahdliyah, Ajaran Ahlussunnah Wa al-Jama’ah yang berlaku di Lingkungan NU, Oleh Tim PWNU Jawa Timur, 12 x 18,5 cm., 64 hlm. Berisi 9 bab: 1) Mukadimah. 2) membahas Sumber Ajaran Aswaja An-Nahdliyah. 3) tentang Aqidah Aswaja An-Nahdliyah. 4) tentang Syari’ah Aswaja An-Nahdliyah. 5) mengenai Tasawuf Aswaja An-Nahdliyah. 6) mengulas Tradisi & Budaya. 7) tentang Kemasyarakatan. 8) Kebangsaan & Kenegaraan. 9) Khatimah (Penutup).[]
Rp7.500,00 Add to cart